Siang itu... 15 June 2006... aku menyadari...
Jarak terjauh yang sesungguhnya bukanlah berapa jauh jarak yang memisahkan fisik kalian selama hati kalian dekat..
Jarak terjauh yang sesunnguhnya adalah ketika kita berada dekat dengan orang yang paling kita rindukan namun kita menemui kenyataan bahwa jarak hati diantara kalian terpisah begitu jauh...
Sungguhlah benar kata pepatah...
Kita akan tahu apa artinya menghargai apa yang kita jalani, apa yang kita miliki setelah kita tahu bahwa semuanya akan segera lenyap, bahwa semuanya akan berakhir
Memang... Tuhan menciptakan semua manusia unique dengan semua kelebihan, kekurangan dan masalah yang menyertainya.. memang salib yang Tuhan bebankan ke kita berbeda-beda satu sama lain..
Memang... Tuhan adalah pencipta kita, Dia adalah yang Maha tahu, Dia memberikan DiriNya kepada kita agar bisa tetap tinggal.. Dia adalah hati kecil kita yang paling jujur....
Dia adalah hakim paling adil.. orang yang senantiasa menyadarkan semua hal yang terjadi pada kita, yang menerima kita apa adanya.... Dia adalah orang yang paling harus kita dengarkan tetapi pada kenyataannya dia adalah orang yang paling sering tidak ingin dengarkan....
Titiek.. life must go on.. Percayalah..
Bahwa Tuhan akan selalu menyertaimu senantiasa.. Sampai akhir zaman..
Jangan khawatir apapun juga.... baca Filipi 4:6...
Cia yo sist! I know u can do it!!
pengen nyanyi Vindicated - Dashboard deh....
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment